Tulang Bawang

Pelabuhan Bodong di Tulang Bawang Resahkan Warga

Gayabarunews.com Tulangbawang-
Masyarakat kampung gunung tapa induk kecamatan gedung meneng kabupaten Tulangbawang, resah dengan adanya Praktek Pelabuhan Bodong yang berada di Dermaga Cakat Batou kecamatan Gunung Meneng setempat.

Karena, menurut warga sekitar, dermaga cakar batou tersebut tidak memiliki izin yang jelas serta tidak banyak bermanfaat bagi warga sekitar dalam aktivitasnya.

Hal itu juga yang dirasakan Saparudin CC (60) salah satu warga kampung gunung tapa induk setempat, menuturkan bahwa memang benar dermaga cakar batou ini tidak memiliki surut ijin dari dinas terkait, yaitu dinas perhubungan kabupaten Tulangbawang

Sedangkan menurutnya saat ini sudah jelas, bahwa, aparatur kampung sudah memberi surat kejelasan tentang dermaga yang memiliki surat ijin dari dinas perhubungan itu hanya dermaga tangau rajau bukan cakar batou, maka dari itu ia menyayangkan dengan adanya dermaga tersebut yang masih saja beroperasi tanpa adanya izin dan sangat tidak berpengaruh bagi masyarakat sekitar.

“Tapi kok dermaga ini masih di pungsikakan dan beraktifitas Setau saya semua pemilik kapal kelotok sudah di beri tauu secara langsung dan di beri surat dari aparatur kampung bahwa dermaga yang memiliki surat ijin dari dinas perhubungan itu dermaga tangau rajau tapi masih aja kelotok-kelotok tersebut masih bersandar di dermaga cakar batau yang tidak memiliki surat ijin.”bebernya Selasa (13/10/2020)

Hal senada juga dijelaskan, Supihi abdulah warga gunung tapa setempat yang mana, warga sekitar khususnya dirinya sudah pernah langsung menelpon kadis perhubungan kabupaten Tulangbawang, terkait keluhan warga sekitar tersebut bahwa salnya dermaga cakat batau itu tidak memiliki surat ijin alias (bodong).

“Kami berharap dinas terkait dapat dengan tegas mengatur kondisi yang saat ini berubah serta menindak dermaga bodong yang ada, dan dapat mengembalikan fungsi dermaga yang jelas izinnya saat ini yaitu dermaga tangau rajau untuk difungsikan kembali aktivitas nya seperti dahulu, sehingga kampung kami bisa ramai lagi dan bisa lebih bermanfaat dalam mengembangkan ekonomi warga sekitar dermaga tersebut”harapnya. (lisa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!